Nuansa
Berjalan berdampingan di atas segala perbedaan, terasa tak mudah (memang)... Tetap mampu berdiri sendiri, (namun) terasa rapuh jika berjalan tanpamu... Always a reason behind something... #SahabatSejati

Monday, January 23, 2023

.. waktu

Hampir terbiasa dengan dingin yang menggigit disini.
Indonesia begitu jauuh dari RINDU.
Aku masih terus menjalani waktu, yang tergaris dalam takdirNya.
Membangun semua momen dalam hidup dengan sempurna.

Di komunitas yang benar berbeda, hampir aku melupakan puasa Rajab. Memang tak mudah untuk terikat dalam kalender yang seharusnya dijalani muslim disini.

Semua memiliki tantangannya masing2.
Suhu 9° hari ini benar membekukan otak dari semua ingatan yang lambat laun memudar.
Hanya bertahan menyulam bunga mimpi dan menjadikannya nyata.

Aku adalah aku.

Sunday, November 27, 2022

.. noktah

Termenung di Taman ini. The Meadow.
Daun-daun berguguran..
Dingin yang menggigit,

Diam,
Sunyi,
Tak ada setitik pun airmata yang kini jatuh, walau hati perih.
Aku lelah..
Terasa jatuh di dasar jurang yang tak bertepi.

Sakit tanpa luka,
Dada yang menyesak tanpa oksigen.

Sendirian disini menyiksa semua RINDU yang terbelenggu.
Menepikan semua rasa dalam sepi..
Hampir merasa tak kuat dalam beku,

Tak perlu mengukur dan membandingkan rasa pilu..
Cobalah saja menjadi aku, 
Dengan semua liku cerita..

Maka kuyakin,
Takkan kuat dirimu untuk bertahan walau sedetik.

Diam kali ini pertanda jiwa yang lelah,
Hati yang gundah,
Sanubari yang resah,

Laa ilaha illa anta, subhanaka inni kuntu minadholimiin..

Wednesday, November 16, 2022

Senja (3)


Senja selalu membawa anganku padamu.. Dan,
..mengantarkan RINDU yang tak pernah usai,
Menitipkan CINTA yang terpenggal jarak, jeda dan harapan.

Aku,
Masih dsini..
Bekerja dengan sepenuh hati, menggapai impian sampai penat mendera dan membuatku jengah untuk terbangun.

Daniel,
Pernahkah engkau merasakan tepukan cerita RINDU yang terus mengalun bersama bisik angin dan terbenamnya Mentari?
Melihat ujung senja, pun membisikan alunan nada di langit yang sama.
Menangkupkan do'a di hening sepertiga malam.

Diammu membuatku kelu..
Lidah yang tak mampu mengurai pilu,
Luka yang semakin dalam.

Hanya ingin duduk di sampingmu, menyesap kopi dan melarutkan semua gelisah.
Aku,
Disini..
(Masih) merindukanmu,,

Monday, November 14, 2022

Cerita Waktu


Siapa yang memotretmu... Vie, hingga kamu mampu tersenyum semanis itu. Pasti sosok yang mampu membuatmu bangkit dan kembali semangat menjalani kelanamu. 

Masih dengan secangkir kopi yang setia menemani perjalanan kembara. Pekat tanpa gula.

Makna yang mewakili semua hening..

Di Praha, aku mulai sedikit memulas sunyi dalam denting waktu.

Cerita perjalanan yang tak pernah usai..

Ingin rasanya menikmati secangkir wedang jahe atau kopi bersamanya. Meninggalkan jejak kenangan di semua lini masa..

Sunyi dan hening, tetap membuat bulir bening membasahi jendela hati. Menyembunyikan dengan apik dan epik.

Aku,

Merindukan Dan,

Daniel Verhaag

Sosok yang menemukanku, kala sepi dan sunyi sedang menaungi.. jauh dari tanah airku. Edinburgh, selalu terekap.

Hampir 3 hari, seolah waktu kembali menguji pedih.

Dalam diam disini, di pojok Praha..

Nyanyian rindu seolah tertelan angin dingin. Membekukan ruang waktu.

Aku disini Daniel,

Menunggumu..

As always,



 

Wednesday, September 7, 2022

Hening (2)

Bila salah beri maaf untukku
Jangan lantas pergi tinggalkan
Ku masih ingin cintamu

Ajari aku apapun kau mau
Asal jangan tentang bagaimana
Ku harus hidup tanpa kamu

....

Jelang memejamkan mata, aku ingat dia. 
Semakin terasa jeda jarak di antara.
Resah yang menyesak semakin membuncah.
Bagai Layangan Putus..

Diam,
Selalu membuahkan gelisah 
Sunyi seperti memberi jarak dalam jiwa
Ruang hampa kalbu yang kian hening..

Andai disini,
Peluk hangat aku.. Daniel,

Menjejakkan...


Hi..
Paagii.. Indonesia,,

Sapaku renyah untuk Aira,

Mommyyy...
Teriaknya menahan rindu yang terlalu pekat.

Yaa.. ayang,
How are you?

Lanjutku sambil sedikit menyeka sudut mata yang mulai brkaca.

Lalu cerocos ceritanya menjadikannya seru. Aku disini sudah beranjak merebahkan mimpi.
Sementara Aira sudah menjadi esok pagi.

14 jam perbedaan waktu antara Jakarta dan Vancouver ini begitu menuntutku mengalahkan ego.
Sebentar menunda mata yang mulai menutup.


Monday, September 5, 2022

Something in the rain

Hujan,
Adalah tempatku menyembunyikan tangis dalam terang.

Air adalah energi yang bisa membebaskanku dari semua hal yang tak mungkin kuceritakan pada manusia yang sebagian besar munafik.

Dalam air dan hujan, aku mampu melihat dengan batin yang begitu terluka. Menyaksikan perubahan warna energi yang ada.

....

Di Ubud,
Aku mengenal healing therapy dan meditasi.
Kubawa jauh di belahan bumi Eropa.
Bersama Moli, Muezza, Chiko, Ochi, Tom, Jerry dan Lulu, anabuls yang selalu memberikan damai dalam keheningan.

Hari ini aku sering menangis..
Menatap biru langit cerah Vancouver.

I heart you.. Daniel,
But still afraid to talk,,